PJW dan Pengusaha Wonogiri Bangun Sinergi: “Yang Merantau Mari Pulang, Bersama Membangun Wonogiri”*Wonogiri
*Wonogiri,/Cakrawala8.com* — Persatuan Jurnalis Wonogiri (PJW) menggelar silaturahmi bersama para pengusaha Wonogiri dan pengelola Istana Parna Raya. Pertemuan ini berlangsung di Istana Parna Raya, Senin, 17 Agustus 2026, sekaligus dalam rangka HUT ke-9 Istana Parna Raya.
Acara dikemas santai dengan makan siang dan ngopi bersama. Tujuannya mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan berbagai potensi usaha yang tumbuh di Wonogiri.
Kumpulnya Pengusaha Lokal di “Sultan Bukit Brenggolo”*
General Manager Istana Parna Raya, Endang Setyo Ningsih, memperkenalkan deretan pengusaha sukses asal Wonogiri yang tergabung dalam komunitas _Sultan Bukit Brenggolo_. Mereka adalah:
1. *H. Suparno* - Pemilik Istana Parna Raya
2. *Pak Paidi* - Pengusaha kontraktor
3. *Pak Sularman* - Pengusaha mie basah dengan pabrik besar di Yogyakarta
4. *Pak Sumardi alias Gebres* - Kepala Dusun sekaligus petani semangka dan pepaya
5. *Pak Johan* - Pengusaha mebel kayu
6. *Pak Parjo* - Pengusaha jasa pembukaan lahan dan alat berat
7. *Pak Syaiful* - Pensiunan TNI AU, ahli pembuatan pupuk organik
8. *Om Sys* - Pemilik usaha Omah Buah
Menurut H. Suparno, misi komunitas ini adalah mengubah kepedulian sosial menjadi usaha yang berkelanjutan Dari Kegiatan Sosial ke Usaha*
Istana Parna Raya mulai dibangun 2014 dan diresmikan 2017. Awalnya fokus pada kegiatan sosial, terutama untuk pelayanan lansia sebatang kara dan anak yatim piatu yang jumlahnya mencapai sekitar 600 orang.
“Keberadaan usaha tidak hanya bicara keuntungan. Tapi juga bagaimana bisa memberi manfaat untuk pekerja dan masyarakat sekitar,” ujar H. Suparno.
#### *Ajakan: “Jangan Selamanya Merantau, Mari Bangun Wonogiri”*
Salah satu poin penting dalam pertemuan adalah fenomena banyaknya warga Wonogiri yang merantau.
“Kalau merantau, kita selalu bertemu orang Wonogiri. Orang-orang hebat di Indonesia banyak dari Wonogiri,” kata Suparno.
Ia mengajak para perantau yang sudah sukses untuk pulang dan membangun daerah. Dengan pengalaman, jaringan, dan modal yang dimiliki, diharapkan bisa membuka usaha, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi Wonogiri.
#### *UMKM Perlu Wadah dan Pendampingan*
Pertemuan juga menyoroti UMKM di wilayah Mojopuro, Jatiroto, Sidoharjo, dan daerah lain. Potensinya besar, tapi banyak yang jalan sendiri tanpa wadah, pelatihan, dan pendampingan.
Para peserta sepakat UMKM butuh:
- *Wadah* untuk berkumpul
- *Pelatihan* untuk naik kelas
- *Akses pemasaran* dan jaringan yang lebih luas
- *Pendampingan* berkelanjutan
Sinergi antara pelaku UMKM, pengusaha, pemerintah, masyarakat, dan media dinilai kunci agar ekonomi Wonogiri tumbuh. *Peran PJW: Menjadi Jembatan Informasi*
Bagi PJW, pertemuan ini jadi ruang untuk mengenal lebih dekat potensi pengusaha lokal. Ke depan, insan pers diharapkan menjadi jembatan informasi agar produk, usaha, dan kisah sukses orang Wonogiri lebih dikenal luas.
Di usia ke-9, Istana Parna Raya menargetkan terus berkembang.
“Menuju miliarder bersama dan sukses bersama. Semoga Parna Raya semakin dikenal masyarakat luas,” harap pihak pengelola.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal kolaborasi yang lebih luas. Bukan hanya soal sukses pribadi, tapi bagaimana kesuksesan itu ditularkan untuk membuka lapangan kerja, mengembangkan UMKM, dan mengajak perantau pulang membangun kampung halaman.
*Dari Wonogiri, oleh orang Wonogiri, untuk kemajuan Wonogiri.*
_Pewarta: Katman_


Komentar
Posting Komentar