*WONOGIRI, http://Cakrawala8.com* - Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatisrono 2, Kabupaten Wonogiri, berhenti beroperasi sejak 26 Februari 2026. Akibatnya, hampir seluruh siswa penerima manfaat di beberapa sekolah tidak lagi mendapatkan MBG.
Kepala SPPG Jatisrono 2, Alvin Raviga, telah menyampaikan penghentian sementara ini melalui surat edaran resmi kepada masing-masing sekolah penerima. Dalam surat tersebut, Alvin menjelaskan bahwa keputusan diambil untuk menjaga keberlangsungan serta kualitas layanan Program MBG agar tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan.
"Kami mohon pengertian dan kerjasama seluruh pihak selama masa penghentian sementara ini. Kami akan segera memberi pemberitahuan resmi apabila dana telah diterima dan kegiatan dapat kembali normal," tulis Alvin Raviga dalam surat edaran.
Sementara itu, Mamujiono, pekerja konstruksi yang menangani pembangunan SPPG Jatisrono 2, mengaku belum menerima pelunasan pembayaran. "Pesanan bahan dan biaya konstruksi pemasangan belum terbayar lunas sejak SPPG beroperasi hingga saat ini tutup," ungkap Mamujiono kepada wartawan.
Penghentian operasional SPPG Jatisrono 2 ini dibenarkan oleh Anggota Koramil 0728 Jatisrono Kodim Wonogiri, Agus Guritno. Menurutnya, surat edaran yang ditandatangani Kepala SPPG tersebut menimbulkan banyak pertanyaan dari pihak sekolah penerima manfaat.
Sebelumnya, di Kecamatan Jatisrono juga sudah ada satu SPPG lain yang dihentikan operasionalnya akibat kasus keracunan. Namun khusus untuk SPPG Jatisrono 2, alasan penghentian belum diketahui secara pasti oleh pihak sekolah.
"Belum dapat diketahui secara pasti oleh pihak penyelenggara SPPG Jatisrono 2 kapan akan kembali beroperasi," ujar Agus Guritno.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan Program MBG di SPPG Jatisrono 2 akan kembali berjalan.
*(Katman//Ang S)*
