Menunggu Klarifikasi: Dugaan Kelalaian Medis di Ciputra Hospital Sebabkan Gagalnya Operasi Mata Pasien
cakrawala8.com
JAKARTA – Keluarga pasien atas nama Bapak Roy Bastian tengah menuntut kejelasan dan klarifikasi resmi dari pihak manajemen Ciputra Hospital. Hal ini menyusul gagalnya tindakan operasi mata yang dijadwalkan pada 18 April 2026, yang diduga kuat terjadi akibat kelalaian prosedur prapasien.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan pihak keluarga, Bapak Roy Bastian telah menjalani serangkaian kontrol rutin di rumah sakit tersebut sebelum jadwal operasi. Namun, pada hari yang ditentukan, operasi tidak dapat dilaksanakan karena kondisi tekanan darah pasien yang terus-menerus tinggi dan tidak stabil.
Pihak keluarga menyayangkan sikap rumah sakit karena selama masa kontrol tersebut, pasien mengaku tidak diberikan obat-obatan penunjang untuk mengontrol tensi darah.
"Kami rutin datang kontrol, tapi setiap kunjungan tidak ada pemberian obat untuk menekan tensi darah agar stabil menuju hari operasi. Akibatnya, saat hari-H, tensi selalu tinggi dan operasi dinyatakan gagal," ujar salah satu perwakilan keluarga.
Poin-Poin Keluhan Pasien:
Ketidaktersediaan Obat: Tidak adanya resep atau pemberian obat penurun tensi selama masa persiapan operasi.
Kurangnya Edukasi: Minimnya arahan medis mengenai penanganan tensi darah tinggi sebelum tindakan bedah dilakukan.
Kerugian Waktu dan Biaya: Penundaan operasi yang berdampak pada kondisi psikologis dan materiil pasien.
Menanti Penjelasan Rumah Sakit
Hingga berita ini diturunkan, pihak Ciputra Hospital belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan kelalaian dalam penanganan prapasien atas nama Bapak Roy Bastian.
Masyarakat dan pihak keluarga kini menunggu adanya mediasi serta klarifikasi mendalam mengenai SOP (Standard Operating Procedure) pemberian obat pada pasien kontrol operasi mata, guna memastikan apakah ada unsur kelalaian medis atau miskomunikasi dalam penanganan tersebut.
Catatan Redaksi: Berita ini akan diperbarui segera setelah mendapatkan pernyataan resmi dari pihak manajemen rumah sakit terkait.


