Cakrawala8.com
Pegiat Sosial media; mengecam keras adapun ekskalasi tindak pidana tauwaran antar pemuda di Alor yang kian terus meningkat publik menduga dibalik dari tauwaran tersebut banyak menimbulkan spekulasi bahwa ada indikasi aktor penting yang dengan sengaja memprofakator para anak muda untuk mengganggu Kondusifitas kenyamanan lingkungan dan aktivitas Ibu Kota Nusa Kenari adapapun tauwaran tersebut yang terus terjadi di jantung Ibu Kota pentingnya ketagasan instrumen TNI/POLRI kepada pelaku kejahatan.
Sebagai masyarakat sekaligus pegiat sosial media dan Aktivis PMKRI Alor. D. Onasa pribadi mengutuk keras kepada pemerintah dan institusi kepolisian Resort Kb. Alor agar tidak bole lagi menyelesaikan masalah dengan pendekatan persuasif Restorative justice langkah - langkah independen ini yang sering menjadi pemicu sarang kejahatan bagi kelompok pemuda yang lain untuk membuat kegaduhan di jantung ibu kota Kalabahi.
Adapapun saran tegas kepada institusi TNI/POLRI untuk segera menangkap para pelaku tindak kejahatan dan memberikan ketegasan Hukum yang terukur dengan perbuatannya Agar mengurangi ekskalasi tauwaran antar pemuda di jantung ibu kota Nusa kenari.Berdamai itu boleh tapi proses hukum harus tetap dijalankan sebagai efek jerah agar hal serupa tidak terjadi , Karena beberapa kali persolan antar pemuda di kota Kalabahi ini sudah di tangani oleh semua pihak termasuk pemerintah dan tokoh masyarakat bahkan tokoh Agama namun hal serupa masih terus terjadi.
Dibutuhkan ketegasan kepada pihak berwajib harus melakukan tindakan hukum dan lakukan langkah-langkah preventif apalagi menjelang hari raya Idhul Fitri
ALOR nih keras kalau tidak dididik dengan kerass juga repot
Penting nya kerja sama Semua pihak baik OKP tokoh masyarakat adat dan tokoh Agama bersinergi dengan pemerintah daerah dan kepolisian untuk bahu membahu mengambil langkah strategis untuk mencegah agar hal hal serupa tidak terus terulang.
Salam Anak Rantau.
TARAMITI TOMINIKU. (Reporter Satgas PETIR Denis)
Sumber : BIDIK FAKTA

