. Wonogiri –Cakrawala8.com Sebuah kecelakaan lalu lintas berpotensi fatal terjadi di ruas Jalan Raya Wuryantoro–Eromoko, tepatnya di selatan Jembatan Genukharjo, Desa Genukharjo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Minggu (15/2/2026) siang. Insiden itu melibatkan sepeda motor Honda Mega Pro dengan kendaraan Isuzu Elf Travel, mengakibatkan tiga orang mengalami luka ringan dan harus mendapat perawatan medis segera.
Kronologi kejadian bermula ketika sepeda motor Honda Mega Pro bernomor polisi AA-4943-FT melaju dari arah selatan (Eromoko) menuju utara (Wuryantoro). Di segmen jalan lurus dengan kondisi cuaca mendung, pengendara motor tersebut berupaya mendahului kendaraan di depannya dari sisi kanan, hingga melintasi garis marka pembatas jalan—tindakan yang melanggar aturan lalu lintas di jalur dua arah.
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan datang kendaraan Isuzu Elf Travel bernomor polisi AB-7143-ED. Jarak antar kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan frontal tidak dapat dihindari. Benturan keras tersebut langsung menyebabkan pengendara motor dan pemboncengnya terpental, sementara pengemudi Elf juga terdampak.
Korban dari pihak motor mengalami luka di bagian kepala, perut, serta kaki, dan segera dilarikan ke RSUD Wonogiri serta RSUD Moewardi Surakarta untuk penanganan lebih lanjut. Pengemudi Isuzu Elf Travel mengalami luka pada kaki kanan dan menjalani perawatan di RSUD Wonogiri. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan yang rusak, serta mengamankan barang bukti guna penyelidikan lebih mendalam.
Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Julius Marlon Gawe, menegaskan bahwa faktor utama kecelakaan ini adalah pelanggaran mendahului dengan melewati marka jalan di jalur dua arah.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan raya untuk selalu disiplin mematuhi rambu dan marka lalu lintas. Jangan tergoda untuk menyalip secara sembarangan, terutama di jalan lurus yang tampak aman namun berpotensi bahaya ketika ada kendaraan dari arah berlawanan. Keselamatan bersama adalah tanggung jawab kita semua,” tegas AKP Julius Marlon Gawe.
Polres Wonogiri terus mengintensifkan upaya preventif melalui patroli dan sosialisasi keselamatan berkendara, mengingat wilayah ini sering menjadi jalur alternatif dengan volume lalu lintas yang cukup tinggi, terutama pada akhir pekan.
Pihak kepolisian berharap peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengendara agar lebih waspada dan mengutamakan etika berlalu lintas guna mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.
(Katman//Nndng)