WONOGIRI Cakrawala8.com polres Wonogiri melalui Satgas Pangan Kabupaten Wonogiri bersama instansi terkait menggelar sosialisasi Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Jagung Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (5/2/2026) pukul 09.00 WIB di Pendopo Kecamatan Ngadirojo dan diikuti unsur Forkopimcam, kepala desa, kelompok tani, hingga pelaku usaha jagung.
Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada petani, pengusaha, dan pemangku kepentingan terkait kebijakan HPP jagung agar pelaksanaan di lapangan berjalan seragam, adil, dan tidak merugikan petani. Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan (KUKM), Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, anggota DPRD Wonogiri, Bulog, serta jajaran Polres Wonogiri.
Materi disampaikan antara lain oleh Bulog Kabupaten Wonogiri terkait mekanisme penyerapan jagung sesuai penugasan pemerintah, termasuk standar kadar air, harga acuan, dan persyaratan administrasi. Selain itu, Satgas Pangan Polres Wonogiri menegaskan peran Polri dalam pengawasan serta penegakan hukum guna memastikan harga pembelian sesuai HPP dan mencegah praktik merugikan petani, seperti pembelian paksa, manipulasi timbangan, hingga penimbunan.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H. mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M. mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas sektor pangan, khususnya komoditas jagung.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh pihak memahami aturan HPP jagung tahun 2026. Polri hadir untuk melindungi petani agar hasil panen mereka dibeli sesuai ketentuan pemerintah serta mencegah adanya praktik yang merugikan,” ujar AKP Anom.
menambahkan, Satgas Pangan Polres Wonogiri akan terus melakukan pengawasan di tingkat petani, kelompok tani, maupun pengusaha, dengan mengedepankan upaya preemtif dan preventif.
“Penegakan hukum menjadi langkah terakhir. Harapan kami, dengan sinergi semua pihak, kesejahteraan petani dapat terjaga dan situasi kamtibmas di sektor pangan tetap kondusif,” pungkasnya.
(Katman//Humas Polres Wonogiri)