Cakrawala8.com, Langsa - Aceh
Pemerintah Kota Langsa (Pemko Langsa) dan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer yang belum lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Walikota Langsa, Jeffry Sentana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya serius untuk mencari solusi bagi tenaga honorer yang belum lolos PPPK. “Kami tahu banyak yang cemas dengan status TMS ini. Tapi kami terus berkomunikasi dengan BKN dan KemenPAN-RB agar ada solusi bagi mereka yang belum bisa masuk PPPK,” ujarnya.
Jeffry Sentana juga menyebutkan bahwa Pemko Langsa telah mengirimkan surat No. 800.1/071/2026 dan melakukan kunjungan langsung ke KemenPAN-RB pada Jumat (30/1/2026) untuk memperjuangkan nasib tenaga honorer.
Berdasarkan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri dan KemenPAN-RB, tenaga honorer yang masuk kategori TMS tidak lagi bisa diakomodasi dalam sistem kepegawaian. Namun, Pemko Langsa dan DPRK Langsa tidak tinggal diam.
Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, memastikan bahwa pihaknya tengah mengupayakan solusi agar tenaga honorer yang belum lolos tetap memiliki peluang bekerja. “Kami ingin memastikan tidak ada tenaga honorer yang merasa ditinggalkan. Semua yang telah mengabdi untuk Kota Langsa tetap harus mendapat perhatian,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah yang diambil, Pemko Langsa dan DPRK Langsa berharap tenaga honorer yang belum lolos PPPK tetap bisa bekerja di lingkungan pemerintahan, apapun bentuk dan sebutannya. (Red)