SDN 02 Belah Pacitan Raih Juara Kategori Video Bercerita di Festival Film Horor 2026

SDN 02 Belah Pacitan Raih Juara Kategori Video Bercerita di Festival Film Horor 2026

PACITAN, Cakrawala8.com – Festival Film Horor (FFH) 2026 resmi ditutup dengan mengumumkan sejumlah karya terbaik dari berbagai kategori kompetisi. Salah satu yang menarik perhatian tahun ini adalah hadirnya kategori baru, yakni video bercerita, yang berhasil dimenangkan oleh film berjudul Srenggala produksi SDN 02 Belah, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan di Kabupaten Pacitan. Karya pelajar dari SDN 02 Belah mampu bersaing dan menjadi yang terbaik dalam kategori video bercerita pada ajang Festival Film Horor 2026.

Selain kategori video bercerita, FFH 2026 juga menghadirkan sejumlah kategori lain yang melibatkan pelajar, organisasi kemasyarakatan, komunitas lokal, hingga sineas umum dari berbagai daerah.

Pada kategori ekshibisi pelajar SMP se-Kabupaten Pacitan, juara pertama diraih SMPN 01 Ngadirojo melalui film berjudul Sekar Kamboja.

Sementara itu, kategori ekshibisi organisasi PKK, Karang Taruna, dan komunitas lokal dimenangkan oleh PKK dan Karang Taruna Kecamatan Donorojo dengan karya berjudul Dalan Mulih.

Untuk kategori pelajar tingkat regional se-Jawa Timur, penghargaan terbaik diraih Rumah Film Kriasinema dari Kabupaten Sidoarjo melalui film Silentium.

Adapun pada kategori umum, film berjudul Hapus produksi Anatman Film asal Jakarta berhasil menjadi karya terbaik dalam Festival Film Horor 2026.

Penutupan Ditandai Pemadaman Api Penjor

Penutupan Festival Film Horor 2026 ditandai dengan prosesi pemadaman api penjor. Prosesi tersebut dilakukan oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi, Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI) Fauzan Zidni, serta Ketua Panitia FFH 2026 Idam Nugrahadi.

Festival ini menjadi ruang apresiasi bagi para sineas untuk menampilkan kreativitas dan kemampuan dalam menghasilkan karya film. Kehadiran berbagai kategori, termasuk kategori video bercerita yang baru diperkenalkan tahun ini, juga membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar dan komunitas untuk berpartisipasi dalam dunia perfilman.

Keberhasilan film Srenggala dari SDN 02 Belah menunjukkan bahwa pelajar di daerah memiliki potensi untuk mengembangkan kreativitas melalui karya audiovisual dan berpartisipasi dalam festival perfilman.

Dengan berakhirnya FFH 2026, berbagai karya terbaik yang telah terpilih diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar, komunitas, dan sineas untuk terus berkarya serta mengembangkan potensi perfilman Indonesia.

Sumber: Prokopim Kabupaten Pacitan

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama