Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Yonif TP 934/SBY Pacitan, Tekankan Jiwa Korsa dan Pengabdian kepada Rakyat

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Yonif TP 934/SBY Pacitan, Tekankan Jiwa Korsa dan Pengabdian kepada Rakyat

PACITAN, Cakrawala8.com – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Jenderal TNI (HOR) Purn. Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menhan memberikan pengarahan kepada ratusan prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 934/Satria Buana Yudha (SBY).

Kunjungan kerja tersebut turut didampingi sejumlah pejabat tinggi TNI, di antaranya Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tri Budi Utomo, serta Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto.

Rombongan Menhan tiba menggunakan helikopter Caracal EC-725/H225M di Pangkalan TNI AU Iswahjudi Detasemen Pacitan. Kedatangan mereka disambut Dandim 0801/Pacitan Letkol Arh. Rudi Ariyanto, S.E., M.Sos., Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pacitan.
Setelah penyambutan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Marshalling Area Yonif TP 934/SBY di kawasan Jalan Letjen S. Parman/Wr. Supratman, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan.

Agenda kunjungan meliputi peninjauan satuan, rapat internal, serta pengarahan kepada sekitar 700 prajurit.

Menhan: Prajurit Harus Menjadi Bagian dari Masyarakat

Dalam arahannya, Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa jati diri TNI tidak dapat dipisahkan dari rakyat. Menurutnya, setiap prajurit harus senantiasa menjaga kehormatan diri, nama baik satuan, serta kepercayaan masyarakat di tempat mereka bertugas.

“TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi untuk rakyat. Prajurit Yon TP 934/SBY selama bertugas di Pacitan adalah bagian dari keluarga besar masyarakat Pacitan, maka jaga kehormatan diri, nama baik satuan, dan nama baik Pacitan,” tegas Sjafrie dalam pengarahan tersebut.

Menhan juga mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi landasan bagi prajurit untuk membangun karakter yang tangguh, profesional, berintegritas, serta mampu menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

Penekanan tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya jiwa korsa atau semangat kebersamaan, solidaritas, dan tanggung jawab di antara prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dandim Pacitan: Kunjungan Menhan Menjadi Motivasi Prajurit

Dandim 0801/Pacitan Letkol Arh. Rudi Ariyanto, S.E., M.Sos., menyampaikan kebanggaan atas kunjungan kerja Menhan RI ke Kabupaten Pacitan.

Menurutnya, kehadiran pimpinan Kementerian Pertahanan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi prajurit TNI yang bertugas di wilayah Pacitan.

“Suatu kebanggaan kunjungan kerja dari Bapak Menhan. Ini menjadi motivasi dan kebanggaan tersendiri bagi prajurit yang bertugas di Pacitan, daerah yang memiliki nilai sejarah perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dan tanah kelahiran Presiden RI ke-6 Bapak SBY,” ujar Rudi Ariyanto.

Ia juga menyoroti nilai historis Pacitan yang memiliki kaitan dengan perjalanan sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Penguatan Satuan dan Pengabdian di Daerah

Kunjungan kerja Menhan RI tersebut menjadi bagian dari agenda peninjauan dan pengarahan kepada prajurit Yonif TP 934/SBY di Kabupaten Pacitan.

Melalui pengarahan tersebut, prajurit diingatkan untuk menjaga disiplin, memperkuat solidaritas, serta menjalankan tugas sesuai dengan nilai-nilai dasar keprajuritan.

Selain menjalankan tugas pertahanan dan keamanan sesuai kewenangannya, prajurit juga diharapkan mampu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Rangkaian kunjungan kerja Menhan RI di Pacitan berakhir pada pukul 15.39 WIB. Rombongan kemudian bertolak menuju Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, menggunakan helikopter Caracal TNI AU.

Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi jajaran TNI di Pacitan untuk memperkuat semangat pengabdian, menjaga kehormatan satuan, dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama