Astaga! Sekian Lama Jalan Raya Dadap Kecamatan Kosambi Tidak Diperhatikan
Tangerang – Kondisi infrastruktur di wilayah utara Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan tajam. Jalan Raya Dadap, Kecamatan Kosambi, yang merupakan urat nadi perekonomian dan akses utama menuju kawasan industri serta pergudangan, terpantau mengalami kerusakan parah selama bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan permanen dari pihak terkait.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aspal yang mengelupas, lubang-lubang dalam yang menganga, hingga genangan air keruh menjadi pemandangan sehari-hari yang harus dihadapi pengguna jalan. Kondisi ini tidak hanya menghambat laju kendaraan, tetapi juga mengancam keselamatan para pengendara, khususnya roda dua.
Keluhan Warga dan Pengguna Jalan
Kekecewaan mendalam dirasakan oleh masyarakat setempat. Salah satu warga, Ridwan (45), menyatakan bahwa kerusakan ini sudah berlangsung sangat lama namun seolah-olah dibiarkan tanpa perhatian serius.
"Astaga, sudah sekian lama jalan ini tidak diperhatikan. Padahal ini akses utama. Kalau hujan jadi seperti kubangan kerbau, kalau panas debunya luar biasa. Kami merasa dianaktirikan," ujar Ridwan dengan nada kesal, Jumat (10/4).
Hal senada diungkapkan oleh para sopir logistik yang kerap melintas. Kerusakan jalan ini berdampak langsung pada biaya operasional kendaraan yang membengkak akibat kerusakan onderdil dan keterlambatan pengiriman barang.
Penyebab Kerusakan dan Dampak Sosial
Beberapa faktor ditengarai menjadi penyebab utama hancurnya Jalan Raya Dadap, di antaranya:
Drainase yang Buruk: Air hujan tidak mengalir dengan baik sehingga merendam badan jalan dan mempercepat pelapukan aspal.
Tonase Kendaraan: Volume kendaraan berat yang melintas setiap hari tidak sebanding dengan kelas jalan yang ada.
Kurangnya Pemeliharaan: Ketiadaan upaya perbaikan rutin membuat kerusakan kecil meluas menjadi lubang yang membahayakan.
Akibat dari terbengkalainya jalan ini, kemacetan panjang menjadi menu wajib setiap pagi dan sore hari. Selain itu, angka kecelakaan tunggal dilaporkan meningkat akibat pengendara yang mencoba menghindari lubang secara mendadak.
Menanti Janji Pemerintah
Masyarakat Kecamatan Kosambi kini mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun Pemerintah Provinsi Banten untuk segera turun tangan. Mereka menuntut adanya betonisasi atau perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam yang hanya bertahan hitungan minggu.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah nyata dari dinas terkait. Jika tetap tidak diperhatikan, warga mengancam akan melakukan aksi protes sebagai bentuk kekecewaan atas pengabaian hak masyarakat terhadap infrastruktur yang layak.
Red
Team Cakrawala8
Lokasi: Kosambi, Kabupaten Tangerang
