_Sukoharjo, Jawa Tengah — Cakrawala8.com 10 Maret 2026_
Menjelang *Operasi Ketupat Candi 2026*, Polda Jawa Tengah mematangkan strategi pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Pada Senin (9/3), Wakapolda Jateng *Brigjen Pol Latif Usman*, didampingi *Karo Ops Kombes Pol Basya Radyananda*, melakukan *tinjauan udara* jalur mudik Pantura hingga Banyumas Raya untuk memetakan titik rawan macet.
Setibanya di Ajibarang, rombongan menggelar konsolidasi bersama jajaran Polres setempat. Ajibarang dipilih karena perannya sebagai jalur penghubung utama ke wilayah selatan Jateng dan kerap menjadi simpul kepadatan, terutama saat pasar beroperasi dan volume kendaraan meningkat.
Pasar Ajibarang akan diatur agar aktivitas pedagang dan pembeli tidak meluber ke badan jalan.
Personel ditempatkan di sejumlah simpul rawan antrean, seperti persimpangan pasar, jalur naik-turun rel, dan tikungan sempit: Jika volume kendaraan melonjak, diberlakukan buka-tutup arus, pengalihan ke jalur alternatif, dan pembatasan angkutan berat pada jam puncak.
Sinkronisasi dengan Polres sekitar dan instansi terkait (Dishub, DPU, Jasa Marga) untuk respons cepat bila terjadi kepadatan.
Kabid Humas Polda Jateng, *Artanto*, menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk memastikan kesiapan personel dan alat di lapangan. “Harapannya masyarakat dapat mudik dengan aman, nyaman, dan lancar. Ajibarang jadi perhatian khusus karena menghubungkan mobilitas kendaraan dari berbagai daerah di selatan Jateng,” ujarnya di Mapolda Jateng.
Dengan persiapan dini ini, Polda Jateng berharap potensi kemacetan selama periode mudik-balik Lebaran dapat ditekan, sehingga perjalanan masyarakat lebih tertib dan lancar.
(Katman//Bid Polda Jateng)