Dugaan penahanan sembilan unit sepeda motor di Polsek Cilincing menjadi sorotan setelah muncul pengakuan dari seorang pria berinisial A (NS). Ia menyebut kendaraan yang dibawanya merupakan motor leasing, bukan hasil tindak pidana pencurian.
Kepada awak media, A mengaku sempat dimintai sejumlah uang agar dapat keluar dari permasalahan tersebut.
Ia menyebutkan awalnya diminta uang sebesar Rp50 juta.
“Awalnya diminta Rp50 juta,” ujar A saat
menceritakan kejadian yang dialaminya.
Menurut pengakuannya, pihak pengurus kemudian mencoba melakukan negosiasi dengan pihak Polsek Cilincing hingga nominal tersebut disebut turun menjadi Rp2 juta
Namun, meski telah dilakukan pembicaraan, A mengaku sepeda motor yang dibawanya tetap tidak bisa dikeluarkan dari Polsek Cilincing.
Ia juga menyebutkan bahwa pihak kepolisian meminta sejumlah persyaratan administrasi agar kendaraan tersebut dapat dikeluarkan. Hal tersebut disampaikan oleh petugas yang disebut sebagai Anggota Polsek.
Sementara itu, awak media telah mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak Polsek Cilincing untuk meminta klarifikasi terkait pengakuan tersebut. Upaya konfirmasi dilakukan pada Kamis (12/3/2026).
Namun hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Cilincing belum memberikan tanggapan resmi terkait informasi yang beredar tersebut.
Media masih berupaya mendapatkan keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian guna memastikan duduk perkara yang sebenarnya terkait keberadaan sepeda motor tersebut di Polsek Cilincing.
Red_Team
