Cakrawala8.com, Tangerang
Pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan kembali menjadi sorotan. Seorang anak berusia 4 tahun diduga tidak mendapatkan layanan rawat inap di Ciputra Hospital (Cihos) Citra Raya, Kabupaten Tangerang, pada Rabu malam (4/2/2026) sekitar pukul 19.15 WIB." Kamis (05/02/2026)
Anak tersebut merupakan putra dari Edih Jayadi, aktivis sosial di Kabupaten Tangerang. Edih mengaku kecewa setelah dokter di Cihos menyatakan kondisi anaknya baik-baik saja dan tidak memerlukan perawatan inap, meski sang anak tak kunjung membaik setelah beberapa hari menjalani pengobatan di Klinik Kita yang merupakan fasilitas kesehatan (faskes) BPJS.
Prioritaskan Keselamatan Anak,
Edih mengatakan dirinya memilih tidak memperpanjang perdebatan dengan pihak rumah sakit. Menurutnya, beradu argumen hanya akan menghabiskan waktu, sementara kondisi anak membutuhkan penanganan cepat.
“Saya tidak mau buang waktu berdebat. Prioritas saya keselamatan dan kesembuhan anak. Nyawa anak jauh lebih penting daripada perdebatan medis yang tidak ada ujungnya,” ujar Edih.
Dengan pertimbangan tersebut, Edih akhirnya memutuskan membawa anaknya ke Metro Hospital untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Pelayanan Baik di Metro Hospital
Setibanya di Metro Hospital, Edih mengaku anaknya langsung diterima dan mendapatkan perawatan medis yang sesuai prosedur. Ia pun mengapresiasi respons cepat dan pelayanan yang diberikan rumah sakit tersebut.
“Alhamdulillah, di Metro Hospital anak saya diterima dengan baik dan langsung ditangani. Ini membuktikan bahwa kondisi anak saya memang membutuhkan perawatan, bukan seperti yang disampaikan sebelumnya,” ungkapnya.
Minta Bupati Tangerang Turun Tangan, Atas kejadian ini, Edih Jayadi berharap Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, dapat turun tangan mengevaluasi sistem pelayanan kesehatan, khususnya rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Ia menekankan pentingnya pengawasan agar tidak terjadi dugaan diskriminasi terhadap pasien BPJS.
“Kami berharap Pak Bupati Maesyal Rasyid bisa membantu masyarakat. Jangan sampai ada lagi perlakuan berbeda terhadap pasien BPJS. Rakyat kecil butuh layanan kesehatan yang manusiawi, apalagi dalam kondisi darurat,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih fokus pada pemulihan sang anak. Sementara itu, awak media belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak Ciputra Hospital terkait dugaan penolakan pasien BPJS tersebut. (Red)