Pentingnya mengenali tanda-tanda mata kering seperti mata sepet, perih, dan lelah agar tidak dianggap sepele.
Sangat penting mengenali tanda mata kering (sepet, perih, lelah) karena sering diabaikan padahal bisa jadi gejala sindrom mata kering yang jika dibiarkan dapat merusak permukaan mata, mengganggu penglihatan (kabur), menyebabkan infeksi, hingga menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Penanganan dini dengan istirahat mata, sering berkedip, menghindari layar terlalu lama, menjaga hidrasi, serta pemeriksaan dokter jika gejala menetap, dapat mencegah komplikasi serius dan menjaga kesehatan mata jangka panjang.
Mengapa Tanda Mata Kering Penting untuk Diperhatikan?
Banyak yang Tidak Sadar: Mayoritas penderita tidak menyadari gejalanya seringkali dianggap kelelahan biasa, padahal bisa jadi sindrom mata kering (SePeLe: SEpet, PErih, LElah).
Mengganggu Aktivitas: Mengurangi konsentrasi, produktivitas, dan kenyamanan saat beraktivitas sehari-hari, terutama saat menatap layar digital.
Gejala Lain yang Menyertai
Selain sepet, perih, dan lelah, perhatikan juga gejala lain seperti:
Mata terasa gatal atau berpasir.
Sensitif terhadap cahaya (silau).
Mata merah atau terasa berat.
Penglihatan kabur, terutama setelah lama melihat layar.
Risiko Jika Diabaikan
Jika tidak ditangani, sindrom mata kering bisa menimbulkan komplikasi:
Kerusakan pada kornea.
Infeksi mata.
Gangguan penglihatan yang lebih parah.
Cara Mengatasi dan Pencegahan
Istirahatkan Mata: Terapkan aturan 20-20-20 (setiap 20 menit lihat objek 20 kaki sejauh 20 detik).
Banyak Berkedip: Bantu lubrikasi alami mata.
Jaga Hidrasi & Nutrisi: Minum cukup air dan konsumsi makanan kaya omega-3.
Hindari Angin Langsung: Jauhi paparan AC atau angin langsung ke mata.
Batasi Layar: Kurangi waktu menatap gadget.
Konsultasi Dokter: Segera periksa ke dokter mata jika gejala tidak membaik.