Cakrawala8.Com, Tangerang
Menandai empat dekade pengabdian dengan mengusung tema "Kokoh Ukhuwah Islamiyahnya, Pagar Nusa Kuat Juara, dan Bela Kyai Sampai Mati," Pengurus Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kecamatan Sepatan menggelar Istighosah Bersama dan Tasyakuran dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Pencak Silat Pagar Nusa ke-40 tahun.
Acara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Aula Pondok Pesantren Attadzkir Nur Ghozali, Kampung Teriti, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (03/01/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan spiritualitas sekaligus ajang silaturahmi bagi ratusan pendekar di wilayah Tangerang Utara.
Acara yang meriah ini dibuka langsung oleh Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Tangerang, Bapak Puji Wijanarko. Dalam sambutannya, beliau sangat mengapresiasi militansi kader Pagar Nusa di Sepatan yang konsisten menjaga tradisi pencak silat dan nilai-nilai ke-NU-an. Semoga bisa menjadi contoh untuk kader Pagar Nusa lainnya di Kabupaten Tangerang., terangnya.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Bilal Baihaki, menyatakan bahwa peringatan harlah ini adalah titik balik untuk memperkuat eksistensi dan integritas organisasi. "Kehadiran para pendekar hari ini membuktikan bahwa Pagar Nusa di wilayah Tangerang Utara sangat solid dan siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat," ucapnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua PAC Pagar Nusa Sepatan, Ahmad Saefuri, menekankan filosofi "Lā ghaliba illā billāh" (Tiada yang menang kecuali dengan pertolongan Allah) dan pentingnya loyalitas pendekar. "Pagar Nusa bukan sekadar bela diri fisik, melainkan tentang pengabdian. Sesuai tema Harlah tahun ini, kami berkomitmen untuk membela Kyai sampai mati dan menjaga ukhuwah tetap kokoh," ujar Saefuri.
Ustadz Aldi selaku Pengasuh Pondok Pesantren Attadzkir Nur Ghozali, menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas kepercayaan sahabat sahabat Pagar Nusa. Ia pun memohon maaf jika dalam penyambutan terdapat kekurangan.
"Kami sangat berterima kasih kepada keluarga besar Pagar Nusa yang telah mempercayakan Pondok Pesantren Attadzkir Nur Ghozali sebagai tempat pelaksanaan acara mulia ini. Merupakan suatu kehormatan bagi kami bisa menerima para pendekar dan ulama ditempat kami. Kami memohon maaf apabila fasilitas yang kami sediakan kurang memadai selama acara berlangsung," ungkap Ustadz Aldi.
Acara inti ini diisi dengan Tausyiah Islami oleh Abah K.H. Irsyadul Munir, Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Sepatan. Beliau mengingatkan para pendekar untuk selalu menjaga akhlakul karimah dan menjadikan ilmu bela diri sebagai sarana ibadah serta benteng pertahanan bagi para ulama., tegasnya.
Sebagai Informasi bahwasanya Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya:
Abah KH. Irsyadul Munir (Rais Syuriah MWCNU Sepatan)
Gus Imam Fahruroji (Dewan Khos Pagar Nusa Kabupaten Tangerang)
Bapak Puji Wijanarko (Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Tangerang)
Bapak Muklis (Ketua IPSI Kecamatan Sepatan)
Ibu Hj. Neng Syukriah (Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Sepatan)
Ustadz Aldi (Pengasuh Ponpes Attadzkir Nur Ghozali)
Pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Sepatan
Delegasi Pengurus Pagar Nusa: Rayon Attadzkir, PAC Sepatan, Kosambi, Pakuhaji, Sukadiri, Pasar Kemis, hingga Kemiri.
Kemeriahan acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur, doa bersama untuk keselamatan bangsa dan ulama, serta ramah tamah untuk mempererat ukhuwah antar-pendekar Pagar Nusa se-Kabupaten Tangerang.
Tentang Pagar Nusa: Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa adalah organisasi yang mewadahi seni bela diri di bawah naungan Nahdlatul Ulama. Didirikan pada 3 Januari 1986 di Pondok Pesantren Lirboyo, Pagar Nusa berasas pada aqidah Islam Ahlussunnah wal Jamaah dengan tugas utama menjaga ulama dan keutuhan NKRI., Pungkasnya. (RAS)