Cakrawala8.com, Aceh Timur
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si meninjau langsung proses pelayanan dan perekaman administrasi kependudukan (adminduk) bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi. Kegiatan ini dimotori oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri bersama Dinas Dukcapil Kabupaten Aceh Timur.
Pelayanan adminduk tersebut dipusatkan di Kantor Camat Rantau Peureulak, Rabu (14/1/2026), sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap warga yang kehilangan dokumen kependudukan akibat banjir.
Bupati Al-Farlaky mengatakan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bertujuan untuk menjawab persoalan administrasi kependudukan yang dialami warga pascabencana, khususnya bagi mereka yang KTP dan Kartu Keluarga (KK)-nya hilang atau rusak.
“Bagi warga kita yang terdampak banjir, di mana administrasi kependudukan mereka hilang atau lenyap di bawah banjir, maka di sinilah pemerintah hadir untuk menyelesaikan persoalan-persoalan administrasi tersebut,” ujar Al-Farlaky.
Ia menjelaskan, mekanisme pelayanan dilakukan secara cepat dan terintegrasi. Warga cukup menyebutkan identitas, kemudian data diproses secara daring. Setelah data ditemukan, dokumen kependudukan langsung dicetak dan diserahkan kepada warga di lokasi pelayanan.
“Warga datang, menyebutkan nama, diproses secara online. Setelah datanya ditemukan, KTP dan KK langsung dicetak dan diberikan kepada yang bersangkutan,” jelasnya.
Menurut Al-Farlaky, dokumen kependudukan memiliki peran penting bagi warga terdampak, terutama sebagai syarat penerimaan bantuan stimulus dari pemerintah. Selain itu, KTP dan KK juga dibutuhkan untuk pembukaan rekening bank, khususnya di Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagaimana telah dianjurkan pemerintah.
“Rekening ini dibutuhkan karena kita akan segera memasuki bulan puasa. Bantuan nantinya akan disalurkan secara transparan setelah dilakukan pencocokan dan verifikasi data antara data kependudukan, data dari kepala desa, dan camat. Setelah data clear, bantuan akan langsung masuk ke rekening masing-masing warga tanpa melalui tangan siapa pun,” tegasnya.
Bupati Al-Farlaky juga menyampaikan bahwa pelayanan serupa telah dan akan dilakukan di sejumlah kecamatan lainnya.
Sebelumnya, kegiatan perekaman adminduk telah dilaksanakan di Kecamatan Peureulak Barat dan akan terus digeser secara bertahap ke kecamatan lain sesuai dengan kesiapan personel tim Ditjen Dukcapil dan Dukcapil Kabupaten Aceh Timur.
Ia menambahkan, sejak awal pascabencana, Dukcapil telah bergerak secara mobile hingga ke desa-desa untuk mempercepat pemulihan administrasi warga.
“Sejak satu minggu setelah bencana, kita sudah sampaikan bahwa Dukcapil akan turun secara mobile, bukan hanya ke kecamatan, tetapi juga ke desa-desa. Ini untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan kembali hak administrasi kependudukannya,” pungkas Al-Farlaky.(Red)