Cakrawala8.Com, Aceh Tamiang
Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang usaha produktif bagi masyarakat, Tani Merdeka Aceh Tamiang terus mendorong pengembangan sektor peternakan ayam petelur melalui skema kemitraan yang lebih profesional dan berkelanjutan. Program ini dipimpin langsung oleh Koordinator Tim Ahli Tani Merdeka Aceh Tamiang, Drh. Eka Janni Haqqawi, yang selama ini aktif memberikan pendampingan teknis kepada para peternak.
Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Tamiang, M. Prawira Haji, S.Psi, mengatakan bahwa organisasi yang ia pimpin kini membuka peluang kemitraan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha ayam petelur, baik secara pribadi maupun secara berkelompok. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk pendampingan usaha ayam petelur. Tujuannya agar masyarakat memiliki usaha yang jelas, terukur, dan mendapatkan arahan dari tim ahli,” ujarnya.
Prawira menegaskan bahwa program ini bukan sekadar usaha peningkatan produksi, tetapi juga bagian dari komitmen Tani Merdeka dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Melalui skema kerja sama tersebut, Tani Merdeka Aceh Tamiang menetapkan target kontribusi ketahanan pangan hingga 20%, sejalan dengan visi organisasi dalam memperkuat ketersediaan pangan lokal.
Sementara itu, Koordinator Tim Ahli Tani Merdeka Aceh Tamiang, Drh. Eka Janni Haqqawi, menjelaskan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari manajemen kandang, kesehatan hewan, manajemen pakan, hingga manajemen produksi. “Pendampingan ini kita rancang berbasis profesionalisme dan kemitraan yang berkelanjutan. Kita ingin memastikan peternak tidak hanya memulai, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang,” jelasnya.
Eka menambahkan, model kemitraan ini dirancang agar peternak tidak berjalan sendiri, melainkan mendapatkan dukungan teknis dan manajerial sesuai standar industri, sehingga output yang dihasilkan lebih efisien dan berkualitas. Ia juga menekankan pentingnya edukasi rutin bagi peternak agar mampu menjawab berbagai tantangan di sektor peternakan modern.
Dengan hadirnya program ini, Tani Merdeka Aceh Tamiang berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk terlibat dalam usaha peternakan ayam petelur, sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan wilayah.
Program pendampingan ayam petelur berbasis kemitraan ini direncanakan mulai diperluas ke berbagai kecamatan dalam waktu dekat, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap usaha peternakan yang dinilai memiliki prospek cerah tersebut. (Red)