Cakrawala8.Com, Karang Baru — Aceh Tamiang
Dalam upaya memperkuat kemandirian dan kesejahteraan petani, Koperasi Tani Merdeka Indonesia di Kabupaten Aceh Tamiang akan segera dibentuk. Rencana pembentukan koperasi ini menjadi langkah strategis DPD Tani Merdeka Aceh Tamiang untuk memperkuat posisi petani dalam menghadapi tantangan ekonomi dan pasar pertanian yang semakin kompetitif.
Wakil Ketua Bidang Usaha DPD Tani Merdeka Aceh Tamiang, Zoelfahmi, SE, saat ditemui di salah satu warung kopi kawasan Karang Baru, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Tani merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam mewujudkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
“Koperasi Tani memiliki beberapa fungsi utama, yang pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani anggota. Melalui koperasi, petani bisa memperoleh akses lebih mudah terhadap sarana produksi, pemasaran hasil, hingga pengolahan produk pertanian,” ujar Zoelfahmi.
Lebih lanjut, Zoelfahmi menjelaskan bahwa koperasi ini akan memiliki sepuluh fungsi utama yang menjadi fondasi penguatan ekonomi petani, di antaranya:
Meningkatkan kesejahteraan petani, dengan menyediakan sarana produksi, pemasaran, dan pengolahan hasil pertanian.
Menyediakan sarana produksi seperti benih, pupuk, pestisida, dan alat pertanian dengan harga terjangkau dan kualitas terjamin.
Mendukung pemasaran hasil pertanian, agar petani mendapatkan harga yang lebih baik dan stabil.
Mendorong pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah seperti olahan buah, sayur, dan produk lokal unggulan.
Menyediakan penyuluhan dan pelatihan terkait teknik pertanian modern, manajemen usaha, dan strategi pemasaran.
Meningkatkan akses ke pembiayaan, dengan membantu petani memperoleh kredit usaha rakyat atau lembaga keuangan lainnya.
Membangun partisipasi aktif petani, agar terlibat langsung dalam pengambilan keputusan koperasi.
Meningkatkan kualitas produk pertanian, sesuai dengan standar pasar yang lebih tinggi.
Menjaga keamanan pangan, dengan memastikan hasil pertanian yang sehat dan aman konsumsi.
Meningkatkan kerjasama lintas sektor, baik dengan pemerintah, lembaga keuangan, maupun pihak swasta.
Menurutnya, koperasi ini bukan hanya wadah ekonomi, tetapi juga sarana pemberdayaan petani untuk lebih mandiri dan profesional dalam mengelola hasil pertanian.
“Kami ingin koperasi ini menjadi rumah besar bagi petani Aceh Tamiang, tempat di mana semua kepentingan petani disatukan demi kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Dengan segera terbentuknya Koperasi Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang, diharapkan ke depan petani di daerah tersebut tidak hanya kuat dalam produksi, tetapi juga berdaya saing tinggi dalam pengolahan dan pemasaran hasil pertanian. (Red)