Wonogiri Cakrawala8.com
Oknum camat berinisial FS diduga telah menelantarkan istrinya bernama Nita Nasution (49) dan kedua anak tirinya semenjak pernikahan yang dilaksanakan tahun 2016 silam.
Diceritakan, awalnya kami sama - sama satu sekolah SMA di Papua Irian jaya, kami berdua sebenarnya telah pernah menikah dan bercerai, dipernikahan pertama saya telah dikaruniai 3 anak dua anak ikut saya dan satu anak ikut bapaknya sedangkan dia suami saya bawa satu anak.
Setelah pernikahan waktu itu beliau masih jabatanya masih Sekdin di Dinas Pariwisata dan Olahraga ( Disparpora) meskipun telah menjadi suami istri saya beserta kedua anak saya tinggal mengontrak rumah sendiri lokasi berdekatan dengan tinggal beliau di Giritirto.
Kekerasan Verbal
Rumah tangga yang telah kami bangun hampir 10 tahun tidak pernah harmonis bahkan kekerasan dalam dalam bentuk perkataan selalu kami dapatkan, dengan ketidak harmonisan rumah tangga dan suami telah meninggalkan tanggungjawab sebagai seorang kepala rumah tangga.
"Oleh karenanya sekarang kami telah melakukan proses perceraian di Pengadilan Wonogiri, karena selama menjadi istri camat sampai sekarang belum pernah dikasih nafkah secara materi bahkan hak saya sebagai istri mendapatkan setengah dari gajinya tidak pernah diberikan", ujar bu Nita dengan tangis hingga kalimatnya terbata - bata.
Kejadian yang kami alami ini juga telah kami laporkan ke KP2A tingkat kabupaten dan pusat, harapannya semoga dengan laporan tersebut pernikahan yang telah kami bangun tetap bisa lanjut dan tidak kandas ditengah jalan, namun nyatanya juga tidak ada perubahan dan sekarang kami dalam proses perceraian.
Kami berharap semoga tuntutan saya untuk mendapatkan kebagian setengah dari gajinya semenjak menikah hingga sekarang bisa diberikan karena hak saya sebagai istri, selain itu pembagian harta gono gini setelah berpisah nanti juga bisa saya dapatkan, harap Nita dengan nada tangis.
(Katman//Ang.s//tem ).